The way you access our dictionary content is changing.

As part of the evolution of the Oxford Global Languages (OGL) programme, we are now focussing on making our data available for digital applications, which enables a greater reach in delivering and embedding our language data in the daily lives of people and providing more immediate access and better representation for them and their language.

Because of this, we have made the decision to close our dictionary websites.
Our Oxford Indonesian living dictionary site closed on 31st March 2020, and this forum closed with it.

We would like to warmly thank everyone for your participation and support throughout these years – we hope that this forum, and the dictionary site, have been useful.

You were instrumental in making the Oxford Global Languages initiative a success!

Find out more about what the future holds for OGL:
https://languages.oup.com/oxford-global-languages/

Ask Me Anything

Apakah kata segenap pada "Segenap hadirin" dan "Segenap civitas akademika" masih dapat digunakan dalam bahasa Indonesia? Karena saya pernah diminta mengubah kata segenap menjadi seluruh.

Komentar

  • Jika ditinjau dari frekuensinya (http://corpora.uni-leipzig.de/en), 'seluruh' jauh lebih sering digunakan daripada 'segenap'. Jika diihat dari makna (KBBI), keduanya juga sinonim. Menurut Badan Bahasa (http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/petunjuk_praktis/626) , kata 'seluruh' mengandung makna bahwa setiap anggota termasuk dalam hitungan, tetapi dalam pengertian kekelompokan atau kolektif. Makna kata 'seluruh' sama dengan 'segenap', namun kata 'segenap' biasanya diikuti oleh kata yang menyatakan manusia. Jadi, kita boleh menyatakan 'segenap bangsa Indonesia' atau 'seluruh bangsa Indonesia', tetapi kita hanya boleh menyatakan 'seluruh binatang', dan bukan 'segenap binatang'. Kata 'hadirin' sudah berarti semua orang yang hadir, sehingga sebenarnya tidak perlu menggunakan kata segenap atau seluruh.

Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.