AMA (Ask Me Anything / Tanya Apa Saja)

Ingin bertanya tentang bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau linguistik secara umum? Ingin tahu peluang kerja lulusan ilmu bahasa, bidang kerja, atau yang lainnya? Silakan tanya apa saja, sehari penuh, khusus Kamis, 19 Januari 2017 . Saya, dan para anggota Oxford Indonesian Living Dictionary, akan siap menjawab apa pun pertanyaan Anda pada hari itu.

Komentar

  • Pak, saya belajar tentang bahasa. Tapi, saya selalu istilah-istilah yang berada di dalamnya, seperti: morfologi, sintaksis dan semua medan makna yang berkaitan dengan isitlah linguistik.

    Bagaimana cara agar tidak lupa?

  • Ok. I'm in and ready pak Deny. Terima kasih :)

  • Pak Syams, bisa dari akar kata atau dari kata kunci yg berkaitan dgn istilah tsb. Contoh: morfologi = kata; syntax = gabungan kata (frasa dan kalimat).

  • Pak Ardian, sebenarnya sesi ini baru dibuka besok :-) Pak Ardian besok bisa tolong bantu menjawab juga ya... Pak Ardian kan juga pakar Linguistik.

  • Oh. Baik pak Deny. Saya bantu sebarkan informasi ke teman-teman juga ya pak.

  • Pak Deny mohon bertanya. Dalam penelitian Corpus ada beberapa istilah yang membingungkan bagi guru/dosen bahasa yang ingin meneliti tentang penggunaan corpus dalam pembelajaran bahasa Inggris. Mohon dijelaskan istilah-istilah sebagai berikut baik definisinya maupun praktek dalam penelitiannya. 1. Corpus-based..... 2. Corpus-driven...... 3. Corpus-informed ...... 4. Corpus-aided Discovery Learning 5. Concordance lines Terimakasih Pak Deny.

  • Terima kasih Pak Elih.
    a. Corpus-based vs. Corpus driven: Pandangan corpus-based menggunakan corpus linguistics sbg method utk meneliti apakah suatu teori berlaku, ditolak, atau perlu diperbaiki. Misalnya: teori Lakoff (1975) menyatakan bahwa perempuan cenderung menggunakan specific color terms, maka kita bisa menggunakan corpus (misalnya BNC) utk menguji teori tsb. Corpus-driven artinya semua penelitian digerakkan oleh corpus. Di sini corpus bukan hanya metode, tapi jg teori. Pandangan corpus-driven sdh mulai ditinggalkan. McEnery dan Hardie (2012) mengusulkan penggunaan corpus-based sj (corpus sbg method, bukan sebagai theory).
    b. Corpus-informed vs. corpus-aided discovery learning: Corpus informed digunakan ketika kita menggunakan potongan-potongan corpus untuk merumuskan sesuatu (biasanya digunakan untuk memeriksa grammar, cf. Quirk et al. 1985). Corpus-aided discovery learning menggunakan data corpus utk mengajak pelajar memahami bahasa. Menurut saya, prinsipnya hampir sama, yaitu: menggunakan corpus dalam proses pembelajaran.
    c. Concordance lines adalah baris yg menunjukkan penggunaan suatu kata dalam kalimat atau dalam konteks (misalnya 5 kata di kiri dan kanannya).
    Topik linguistik korpus ini sepertinya menarik utk dibuatkan satu topik tersendiri nantinya di Forum ini.

  • sunting Januari 2017

    Belajar Bahasa Indonesia sungguh tidak mudah karena adanya banyak ketidakkonsistenan. Misalnya penggunaan kata apotek-apotik, praktek-praktik dan lain-lain.
    Namun yang ingin saya tanyakan adalah mengenai kata 'pecinta' dengan 'pencinta'. Manakah yang sebenarnya benar menurut kaidah pembentukan katanya?
    KBBI: pencinta

    Terima kasih atas tanggapannya...

    1. Apakah padanan bahasa inggrisnya 'juru bahasa' dan 'penjurubahasaan'?
    2. Apakah padanan bahasa indonesianya 'language assitant'?

    Terima kasih atas penjelasannya...

  • @sasnet Terima kasih atas pertanyaannya.
    Ketidakkonsistenan sebenarnya ada di semua bahasa manusia (maklum, namanya juga bahasa manusia yg bisa berubah sepanjang waktu; bukan bahasa komputer).
    Sebagaimana sdh diketahui, prefiks peng- menjadi pen- sebelum konsonan c, sehingga KBBI menyebutkan 'pencinta' (tidak ada lema 'pecinta'). Namun utk kata 'candu' ada kata 'pecandu' yg dirujuk silang ke 'pencandu'. Ini berarti, kedua varian tsb berterima, namun 'pencandu' lebih disarankan. Di contoh lain, ada kata 'pecundang' namun tidak ada 'pencundang'. Jadi, ada tendensi bunyi 'n' yg luluh krn pengaruh bunyi 'n' selanjutnya. Saat ini memang KBBI hanya menerima kata 'pencinta', namun suatu saat nanti, bisa saja kata 'pecinta' juga menjadi berterima karena bunyi 'n' luluh. Semua bergantung pada masyarakat pengguna.

  • @sasnet Untuk yang kedua, berikut pendapat saya:
    1. juru bahasa = interpreter ; penjurubahasaan = interpreting.
    2. language assistant, merujuk pada nama jabatan. Di b. Inggris, assistant bisa berarti 'A person who helps in particular work' dan 'A student at a university or college who spends time in a foreign country teaching his or her own language in a school' (OALD9), sehingga bisa diterjemahkan 'konsultan bahasa'. Atau mungkin @sasnet punya usul lain?

  • So what is your favourite part about being a Language Manager?

  • Dear sir,
    Saya tertarik dengan Corpus-Based Linguistics for ELT, hanya karena ini adalah permulaan jadi masih tertatih-tatih dalam menggunakannya. Saya mengikuti Workshop Mr. Deny tentang corpus di UNPAD tahun lalu. Lalu saya membuat semacam a corpus-based dictionary. Kamus ini disusun berdasarkan kata-kata yang paling sering muncul dalam soal UN Bahasa Inggris SLTP. Pemilihan setiap entri diambil dari paket soal UN tahun 2012 (2 paket soal), 2014 (20 paket soal), dan pengayaan UN 2014 – 2015 terbitan Kemendikbud (3 paket soal).
    Entri kata dikembangan dengan Verb Endings, Phonetic Symbols berdasarkan Cambridge Advanced Learners’ Dictionary (saya copy and paste, boleh tidak ini dilakukan?) serta Word Family.
    Agar memudahkan siswa dalam memahami arti dari setiap kata, maka setiap entri dilengkapi dengan contoh dalam kalimat yang 95% diambil dari soal UN SLTP. Sampai saat ini sudah terkumpul 516 entri (kata dasar). Saya ingin bisa menerbitkan karya ini.
    Pertanyaan saya:
    1. Apakah ini sudah bisa disebut a corpus based dictionary?
    2. Apa kriteria a corpus based dictionary yang baik?

    Terima kasih, sir.

  • @Simone It's hard to find one answer for that :smile: because there are a lot of things I enjoy by being a language manager. I enjoy reading the dictionaries, sharing ideas with the language community, checking the words contributed by the members, etc...etc...

  • @Ndien Menarik sekali. Itu tentu bisa disebut corpus-based dictionary. Alangkah baiknya jika tidak terbatas pada verba, tetapi juga kata dari kelas kata yang lain, sehingga mungkin jumlah entri bisa meningkat menjadi sekitar 2000. Kamus yg baik adalah kamus yg bisa memenuhi kebutuhan penggunanya. Jadi, jika kamus tersebut sdh bisa memenuhi kebutuhan pelajar SLTP (misalnya untuk mengetahui makna kata dan cara penggunaannya dalam kalimat), kamus tersebut tentunya termasuk kamus yang baik.

  • @Deny_Kwary Bapak Deny yang terhormat, saya sangat berterima kasih atas pencerahannya. Jawaban yang sangat bijak dan berimbang baik dari sudut pandang preskriptif maupun deskriptif.
    Semoga Bapak sekeluarga selalu sehat sehingga selalu bisa berbagi ilmu di forum ini. Dan juga di manapun juga.
    Terima kasih.

  • @sasnet Terima kasih juga atas partisipasi dan kontribusinya,

  • Bapak Deny yang terhormat,

    saya merupakan mahasiswa s2 linguistik terapan di universitas wina, austria. saat ini saya sedang mengerjakan seminar paper untuk mata kuliah korpuslinguistik. saya mau bertanya, apakah penelitian terhadap korpus yang sudah terbentuk merupakan penelitian yang valid atau sebaiknya saya mengumpulkan data sendiri dan membentuknya sebagai korpus?
    Pertanyaan selanjutnya, aplikasi atau software apa yang biasa bapak gunakan dalam membentuk korpus? Apakah AntConc bisa dijadikan rekomendasi?

    Terima kasih banyak.

  • Halo @nathaliezileta
    Korpus dapat dianggap sebagai data. Jadi, korpus yg sudah terbentuk atau tersedia dapat dianggap sebagai data sekunder. Kesahihan atau valid tidaknya suatu korpus, sama halnya dengan kesahihan suatu data. Jadi, ini bergantung pada korpus yg digunakan. Dgn kata lain, ada korpus yg bagus, ada juga yg kurang bagus untuk dijadikan data penelitian. Jika tertarik dgn korpus bahasa Indonesia, silakan lihat di http://corpora.uni-leipzig.de/en?corpusId=ind_mixed_2013 atau http://korpus.kwary.net.
    Jika ingin membuat korpus sendiri, tentu akan lebih baik, krn akan benar-benar sesuai dgn tujuan penelitian. Ada beberapa pilihan software/website utk corpus builder. AntConc bukan untuk membentuk korpus, melainkan untuk menganalisis korpus.

Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.